Cristiano Ronaldo Tak Beruntung Lahir Satu Generasi dengan Lionel Messi
FCBI
FC Nuevo: Cristiano Ronaldo tidak beruntung terlahir satu generasi
dengan seorang Lionel Messi. Demikian yang disampaikan oleh Jorge
Valdano, legenda Real Madrid. Selain memuji King Leo yang disebutnya
memiliki peluang terbesar meraih Ballon d’Or 2012, Valdano juga tidak
segan memuji Barcelona yang berani memainkan anak-anak muda jebolan
akademi La Masia. Sebaliknya, Valdano mengaku sedih, karena Real Madrid
tidak memakai jalur yang sama dengan Barca, memakai pemain akademi
sendiri.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Menjelang
detik-detik penentuan Ballon d’Or 2012, seakan cuma kedua nama ini yang
mencuat. Media memperbandingkan King Leo dan CR7 dalam setiap
kesempatan. Bagaimana pendapat seorang Jorge Valdano, pria yang demikian
dekat dengan Real Madrid?
Bagi Valdano yang pernah melatih Los
Blancos pada tahun 1994 hingga 1996, Messi berpeluang besar menjadi
pemain terbaik dunia tahun ini. Karena, demikian banyak rekor yang sudah
dipecahkannya sepanjang tahun. Sebaliknya, Sang Filsuf Sepakbola,
menyebutkan Ronaldo cukup sial harus terlahir berdekatan dengan King
Leo.
“Messi sudah memenangi tiga (Ballon d’Or), tapi tahun ini
adalah tahun terbaiknya. Rival terbesarnya adalah Cristiano Ronaldo,
pemain luar biasa yang tak cukup beruntung karena lahir satu generasi
dengan Messi.”
Tak hanya memuji Messi, Valdano juga menyebutkan
Barcelona layak disanjung karena berani memainkan banyak jebilan
akademi La Masia. Menurut pria berkebangsaan Argentina-Spanyol, Barca
mengubah sepakbola di tangan mereka, menjadi sebuah budaya. Segala yang
dipelajari para pemain junior di La Masia, diterapkan pula di Camp Nou,
tempat para pemain utama berlaga. Dengan demikian, tak mengherankan jika
saat ini begitu banyak pemain muda yang bisa berkembang di skuad Barca.
Sebaliknya, Valdano sedikit kecewa karena Real Madrid tidak
mengoptimalkan para jebolan akademi mereka. Padahal, kualitas pemain
junior Madrid tak kalah cemerlang.
“Dalam sejarah Real Madrid,
akademi pernah memegang peranan penting bagi klub (menyumbang pemain
muda untuk tim inti). Namun, zaman berubah. Adalah sebuah hal penting
bagi klub untuk membuat para pemain jebolan akademi sendiri, menjadi
bagian tim utama,” sebut Valdano